52 Daftar Ukuran Shock Belakang Motor Honda, Yamaha, dan Suzuki Standar Pabrik

Shock belakang motor adalah komponen sistem suspensi yang berfungsi meredam gaya osilasi dari permukaan jalan untuk menjaga stabilitas, traksi ban, dan kenyamanan berkendara. Panjang shockbreaker diukur secara linear dari titik tengah lubang dudukan atas (rangka) hingga titik tengah lubang dudukan bawah (swing arm) dalam satuan milimeter (mm). Sebagai referensi saat membandingkan data ukuran komponen motor dalam satuan mm, Anda juga bisa melihat daftar ukuran klep motor standar pabrikan untuk kebutuhan servis mesin.

Daftar Ukuran Shock Belakang Motor Honda

Motor Honda menggunakan variasi panjang shockbreaker yang signifikan antara tipe matic, bebek, dan sport untuk menyesuaikan geometri rangka dan beban kerja suspensi.

Tipe Motor HondaUkuran (mm)
Honda Beat / Scoopy FI320 mm
Honda Beat Karburator270 mm
Honda Vario 125 / 150330 mm
Honda Vario 160300 mm
Honda PCX 150 / CBR250RR310 mm
Honda PCX 160315 mm
Honda Supra X 125 / Blade330 mm
Honda Revo / Karisma 125285 mm
Honda CB150R / CBR150R370 – 375 mm
Honda Tiger Revo / Megapro340 mm
Honda Verza350 mm

Daftar Ukuran Shock Belakang Motor Yamaha

Pabrikan Yamaha sering menerapkan perbedaan spesifikasi panjang shockbreaker pada generasi model yang sama, seperti terlihat pada perbedaan dimensi suspensi seri NMAX.

Tipe Motor YamahaUkuran (mm)
Yamaha Aerox 155305 mm
Yamaha NMAX (2015-2020)330 – 335 mm
Yamaha NMAX (2020 – Sekarang)340 – 345 mm
Yamaha Mio Sporty / Soul300 mm
Yamaha Jupiter Z / Vega / F1ZR270 mm
Yamaha Jupiter MX King 150305 mm
Yamaha RX King (Semua Seri)320 mm
Yamaha Vixion Series340 mm
Yamaha R15 V2/V3/Connected290 mm
Yamaha R25300 mm

Daftar Ukuran Shock Belakang Motor Suzuki

Motor Suzuki memiliki karakteristik suspensi yang spesifik, terutama pada lini hyper-underbone dan motor sport ringan yang membutuhkan presisi tinggi pada bagian buritan.

Tipe Motor SuzukiUkuran (mm)
Suzuki Satria FU 150320 mm
Suzuki GSX-R150 / S150315 mm
Suzuki Nex II / Nex Cross315 – 320 mm
Suzuki Burgman 125340 mm
Suzuki Thunder 125340 – 345 mm
Suzuki Shogun 125 / Smash330 mm
Suzuki Hayate 125335 mm
Suzuki Spin 125 / Skydrive330 mm
Suzuki A100 / RC80310 mm

Dampak Penggunaan Ukuran Shockbreaker Tidak Sesuai

Menggunakan shockbreaker dengan panjang yang melenceng lebih dari 1-2 cm dari standar pabrik dapat mengubah caster angle dan distribusi beban motor. Jika terlalu pendek, motor berisiko mengalami bottoming (mentok) dan merusak komponen undercarriage. Sebaliknya, shockbreaker yang terlalu panjang membuat posisi buritan terlalu tinggi, mengurangi traksi ban depan, dan menyebabkan gejala limbung saat bermanuver.

Indikasi Kerusakan Shockbreaker Belakang

  • Terjadi kebocoran oli pada batang as (piston rod).
  • Muncul suara benturan (clunking noise) saat melewati polisi tidur.
  • Motor memantul berlebihan (rebound tidak terkontrol) setelah melewati lubang.
  • Keausan ban belakang tidak merata atau bergelombang (cupping).

Pemilihan shockbreaker pengganti harus memperhatikan tipe dudukan, baik model O (bulat) maupun Y (yoke), serta spesifikasi beban (load index) untuk memastikan performa suspensi tetap optimal sesuai standar manufaktur.