Pajak Honda Civic Turbo 2025: Daftar Tahunan, 5 Tahunan, dan Progresif

Pajak Honda Civic Turbo pada 2025 berada di kisaran Rp5 jutaan sampai Rp18 jutaan per tahun untuk kepemilikan normal, tergantung tahun produksi, varian, Nilai Jual Kendaraan Bermotor, dan kebijakan pajak daerah.

Varian 1.5 Turbo umumnya memiliki pajak lebih rendah dibanding Honda Civic Type R 2.0 Turbo. Perbedaan utama berasal dari NJKB, kapasitas mesin, nilai pasar, dan klasifikasi kendaraan dalam basis data pemerintah daerah.

Daftar Pajak Civic Turbo Berdasarkan Tahun Produksi

Daftar berikut merangkum estimasi pajak tahunan Honda Civic Turbo dari beberapa tahun produksi dan varian yang beredar di Indonesia. Angka dapat berbeda antarprovinsi karena tarif daerah dan pembaruan NJKB.

TahunVarianPajak
20161.5TC CVTRp5,69 juta
20171.5TC CVTRp5,80 juta
20181.5TC CVTRp6,04 juta
20191.5TC CVTRp6,2 juta
20191.5TC CVT ESRp6,1 juta
20192.0 Type R MTRp15,8 juta
TahunVarianPajak
20201.5TC CVTRp7,64 juta
20201.5TC RS CVTRp7,9 juta
20202.0 Type R MTRp16 juta
20211.5TC CVTRp7,97 juta
20211.5TC RS CVTRp8,32 juta
20212.0 Type R MTRp16,7 juta
TahunVarianPajak
20221.5TC CVTRp8,17 juta
20221.5TC RS CVTRp8,52 juta
20222.0 Type R MTRp18,2 juta
20231.5TC CVTRp8,1 juta
20231.5TC RS CVTRp8,95 juta
20232.0 Type R MTRp18,7 juta

Komponen yang Membentuk Pajak Civic Turbo

Total pajak Honda Civic Turbo tidak hanya berasal dari PKB. Pemilik kendaraan juga membayar SWDKLLJ, biaya administrasi, dan pada kondisi tertentu pajak progresif atau opsen pajak.

  • NJKB adalah nilai dasar kendaraan yang digunakan pemerintah untuk menghitung pajak.
  • PKB adalah Pajak Kendaraan Bermotor yang dihitung dari persentase NJKB.
  • SWDKLLJ untuk mobil sebesar Rp143.000.
  • STNK baru saat pajak lima tahunan dikenakan biaya penerbitan Rp200.000.
  • TNKB atau pelat nomor baru dikenakan biaya penerbitan Rp100.000.
  • Pajak progresif berlaku jika pemilik memiliki lebih dari satu kendaraan atas nama dan alamat yang sama.

Dampak Opsen Pajak Kendaraan Mulai 2025

Opsen PKB dan Opsen BBNKB berlaku mulai 5 Januari 2025 berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Opsen adalah pungutan tambahan berdasarkan persentase dari pajak pokok. Tarif opsen PKB dan opsen BBNKB ditetapkan sebesar 66% dari pajak pokok terutang.

KomponenKetentuan 2025Dampak
PKB pertamaMaksimal 1,2%Tarif induk turun
BBNKB baruMaksimal 12%Tarif induk disesuaikan
Opsen PKB66% dari PKBKolom pajak baru
Opsen BBNKB66% dari BBNKBBerlaku saat balik nama
SWDKLLJRp143.000Tetap untuk mobil

Untuk pembeli kendaraan baru, komponen yang dibayar dapat mencakup BBNKB, opsen BBNKB, PKB, opsen PKB, SWDKLLJ, biaya administrasi STNK, dan biaya administrasi TNKB.

Estimasi Pajak 5 Tahunan Civic Turbo

Pajak lima tahunan Civic Turbo lebih besar daripada pajak tahunan karena pemilik membayar penerbitan STNK baru dan TNKB baru di luar pajak tahunan.

  • PKB tahunan sesuai varian dan tahun produksi.
  • SWDKLLJ mobil sebesar Rp143.000.
  • Biaya penerbitan STNK baru sebesar Rp200.000.
  • Biaya penerbitan TNKB atau pelat nomor baru sebesar Rp100.000.

Jika Civic Turbo RS 2021 memiliki estimasi PKB Rp8,32 juta, maka pajak lima tahunannya sekitar Rp8,32 juta ditambah Rp443.000. Totalnya sekitar Rp8,76 juta sebelum penyesuaian daerah lain.

Pajak Progresif Civic Turbo

Pajak progresif menaikkan beban PKB ketika Civic Turbo menjadi kendaraan kedua atau seterusnya atas nama dan alamat pemilik yang sama.

Tarif progresif berbeda antarwilayah. Di beberapa daerah, termasuk Jakarta, kendaraan kedua dan seterusnya dikenakan tarif lebih tinggi daripada kendaraan pertama.

KepemilikanContoh TarifKeterangan
Pertama2%Tarif dasar lama
Kedua2,5%Progresif mulai berlaku
Ketiga3%Tarif naik
Keempat3,5%Beban lebih besar
Kelima4%Berbasis kepemilikan

Contoh perhitungan: Civic Turbo RS 2023 sebagai mobil kedua memiliki NJKB Rp930.000.000. Jika tarif progresif 2,5%, PKB menjadi Rp23.250.000. Setelah SWDKLLJ Rp143.000, totalnya Rp23.393.000.

Cara Cek Pajak Civic Turbo Secara Resmi

Pajak Civic Turbo dapat dicek melalui aplikasi resmi, situs Samsat sesuai wilayah, atau lembar STNK. Data yang tampil biasanya mencakup PKB, SWDKLLJ, denda, dan jatuh tempo.

Melalui Aplikasi SIGNAL

SIGNAL adalah aplikasi Samsat Digital Nasional untuk pengecekan dan pembayaran pajak kendaraan di wilayah yang sudah didukung layanan digital.

  1. Buka aplikasi SIGNAL di ponsel.
  2. Pilih menu Tambah Kendaraan Bermotor.
  3. Masukkan nomor polisi kendaraan.
  4. Lanjutkan proses sampai data pajak tampil.

Melalui Situs Samsat Daerah

Situs Samsat daerah menampilkan informasi pajak berdasarkan provinsi tempat kendaraan terdaftar. Pemilik perlu memasukkan nomor polisi lengkap dan kode wilayah.

  1. Pilih provinsi sesuai registrasi kendaraan.
  2. Masukkan nomor pelat kendaraan lengkap.
  3. Isi verifikasi CAPTCHA jika tersedia.
  4. Periksa nominal PKB, SWDKLLJ, dan jatuh tempo.

Melalui STNK

STNK menampilkan kolom PKB, SWDKLLJ, biaya administrasi, dan tanggal jatuh tempo. Total pajak tahunan dapat dihitung dengan menjumlahkan komponen yang tercantum.

Mengapa Pajak Civic Turbo Bisa Berbeda Antarwilayah

Perbedaan pajak Civic Turbo terjadi karena setiap daerah memiliki basis data NJKB, tarif lokal, aturan progresif, dan mekanisme administrasi yang dapat berubah setiap tahun.

  • Tahun produksi lebih baru biasanya memiliki NJKB lebih tinggi.
  • Varian Type R memiliki pajak lebih tinggi karena nilai kendaraan lebih besar.
  • Status kendaraan kedua atau seterusnya dapat memicu pajak progresif.
  • Opsen pajak 2025 menambah struktur pungutan pada dokumen pajak.
  • Nilai PKB dapat turun seiring penyusutan nilai kendaraan.

Pajak Honda Civic Turbo 2025 perlu dihitung dari varian, tahun produksi, NJKB, wilayah registrasi, SWDKLLJ, biaya administrasi, opsen pajak, dan status kepemilikan kendaraan.