Harga BBM 8 Mei 2026 menunjukkan tekanan terbesar pada diesel non-subsidi. Di wilayah Jawa, Dexlite berada di Rp26.000 per liter, sedangkan Pertamina Dex mencapai Rp27.900 per liter. Harga subsidi tetap: Pertalite Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.
Kenaikan diesel non-subsidi menambah biaya operasional pengguna mobil diesel, kendaraan keluarga besar, armada perjalanan jauh, dan kendaraan usaha. Produk diesel swasta juga menembus kisaran Rp29.890 sampai Rp30.890 per liter per pertengahan Mei 2026.
Daftar Harga BBM Pertamina 8 Mei 2026 di Jawa
Wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur memakai daftar harga yang sama untuk produk utama Pertamina pada 8 Mei 2026.
| Produk | Spesifikasi | Harga |
|---|---|---|
| Pertalite | RON 90 | Rp10.000 |
| Biosolar | CN 48 | Rp6.800 |
| Pertamax | RON 92 | Rp12.300 |
| Pertamax Green | RON 95 | Rp12.900 |
| Pertamax Turbo | RON 98 | Rp19.900 |
| Dexlite | CN 51 | Rp26.000 |
| Pertamina Dex | CN 53 | Rp27.900 |
Diesel Non-Subsidi Menjadi Beban Utama
Diesel non-subsidi menjadi komponen biaya paling berat karena harga per liter Dexlite dan Pertamina Dex jauh di atas Biosolar. Selisih harga Dexlite dengan Biosolar di Jawa mencapai Rp19.200 per liter.
Pertamina Dex lebih mahal dari Dexlite karena memiliki angka cetane lebih tinggi, yaitu CN 53 dibanding CN 51. Angka cetane menunjukkan kualitas pembakaran bahan bakar diesel. Produk dengan angka cetane lebih tinggi umumnya ditujukan untuk mesin diesel modern.
| Diesel | Cetane | Harga Jawa | Selisih Biosolar |
|---|---|---|---|
| Biosolar | CN 48 | Rp6.800 | – |
| Dexlite | CN 51 | Rp26.000 | Rp19.200 |
| Pertamina Dex | CN 53 | Rp27.900 | Rp21.100 |
Perbandingan Harga Diesel Pertamina, Shell, Vivo, dan BP
Per 15 Mei 2026, harga diesel non-subsidi dari SPBU swasta lebih tinggi daripada diesel non-subsidi Pertamina di wilayah Jawa. Shell V-Power Diesel dan Vivo Diesel Primus berada di Rp30.890 per liter.
| Penyedia | Produk | Harga |
|---|---|---|
| Pertamina | Dexlite | Rp26.000 |
| Pertamina | Pertamina Dex | Rp27.900 |
| BP | Ultimate Diesel | Rp29.890 |
| Shell | V-Power Diesel | Rp30.890 |
| Vivo | Diesel Primus | Rp30.890 |
BP Ultimate Diesel tercatat Rp29.890 per liter setelah turun Rp1.000 pada 8 Mei 2026 dari harga sebelumnya Rp30.890 per liter. Shell V-Power Diesel kembali tersedia setelah sempat mengalami kelangkaan stok. Vivo Diesel Primus naik signifikan sejak 1 Mei 2026.
Harga BBM Pertamina Tidak Seragam Antarwilayah
Harga BBM Pertamina berbeda antarwilayah karena pajak daerah, biaya distribusi, kondisi geografis, dan jalur pengiriman bahan bakar. Perbedaan paling jelas terlihat pada produk non-subsidi seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.
| Wilayah | Pertamax | Dexlite | Pertamina Dex |
|---|---|---|---|
| Jawa | Rp12.300 | Rp26.000 | Rp27.900 |
| Aceh | Rp12.600 | Rp26.600 | Rp28.500 |
| Sumbar-Riau | Rp12.900 | Rp27.150 | Rp29.100 |
| FTZ Batam | Rp11.750 | Rp24.700 | Rp26.500 |
| Kalsel-Kaltara | Rp12.900 | Rp27.150 | Rp29.100 |
FTZ Batam memiliki harga non-subsidi lebih rendah dibanding banyak wilayah lain. Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Utara masuk kelompok wilayah dengan harga Dexlite dan Pertamina Dex lebih tinggi.
Harga Subsidi Tetap Ditahan
Harga BBM subsidi tidak berubah pada pembaruan 8 Mei 2026. Pertalite tetap Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar tetap Rp6.800 per liter di seluruh daftar wilayah yang disebutkan.
Kebijakan penahanan harga subsidi berfungsi menjaga daya beli masyarakat dan menekan dampak kenaikan biaya energi terhadap inflasi. Beban penyesuaian lebih terlihat pada BBM non-subsidi yang bergerak mengikuti pasar.
Faktor Penyebab Kenaikan BBM Non-Subsidi
Kenaikan BBM non-subsidi berkaitan dengan pergerakan harga minyak mentah global. Data tambahan menyebut harga minyak menembus US$100 per barel karena eskalasi konflik Iran, Amerika Serikat, dan Israel yang memengaruhi jalur pelayaran Selat Hormuz.
- Harga minyak mentah global bergerak naik dan turun secara dinamis.
- Selat Hormuz menjadi jalur penting distribusi energi dunia.
- BBM non-subsidi lebih cepat menyesuaikan harga pasar internasional.
- Biaya distribusi dan pajak daerah membentuk selisih harga antarwilayah.
Dampak untuk Pengguna Mobil Diesel
Pengguna mobil diesel perlu menghitung ulang biaya bahan bakar karena selisih harga antarproduk sangat besar. Pengisian 50 liter Dexlite di Jawa membutuhkan Rp1.300.000, sedangkan 50 liter Pertamina Dex membutuhkan Rp1.395.000.
| Produk | 50 Liter | 60 Liter |
|---|---|---|
| Biosolar | Rp340.000 | Rp408.000 |
| Dexlite | Rp1.300.000 | Rp1.560.000 |
| Pertamina Dex | Rp1.395.000 | Rp1.674.000 |
| BP Diesel | Rp1.494.500 | Rp1.793.400 |
| Shell Diesel | Rp1.544.500 | Rp1.853.400 |
Perhitungan tersebut memakai harga per liter yang tersedia dalam data sumber. Nilai aktual tetap bergantung pada kapasitas tangki, wilayah pembelian, konsumsi bahan bakar kendaraan, dan ketersediaan produk di SPBU.
FAQ
Berapa harga Dexlite pada 8 Mei 2026 di Jawa?
Harga Dexlite di Jawa pada 8 Mei 2026 adalah Rp26.000 per liter.
Berapa harga Pertamina Dex pada 8 Mei 2026?
Harga Pertamina Dex di wilayah Jawa pada 8 Mei 2026 adalah Rp27.900 per liter.
Apakah harga Pertalite dan Biosolar ikut naik?
Tidak. Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar tetap Rp6.800 per liter.
Mengapa harga BBM diesel berbeda antarwilayah?
Harga berbeda karena pajak daerah, biaya distribusi, kondisi geografis, dan jalur pengiriman bahan bakar.
Diesel non-subsidi mana yang paling mahal pada data 15 Mei 2026?
Shell V-Power Diesel dan Vivo Diesel Primus tercatat Rp30.890 per liter, lebih tinggi dari BP Ultimate Diesel dan Pertamina Dex.
Harga BBM 8 Mei 2026 menegaskan pemisahan beban biaya antara subsidi dan non-subsidi. Pertalite dan Biosolar tetap ditahan, sementara Dexlite, Pertamina Dex, dan diesel swasta menjadi komponen pengeluaran utama bagi pengguna mobil diesel.